Military Technology News Network

10 PESAWAT PATROLI MARITIM TERBAIK DI DUNIA

Misteri Jatuhnya Pesawat Boing MH370 milik Malaysia sampai saat ini belum ada kejelasannya, sudah ada 26 negara yang ikut berpartisipasi dalam melakukan pencarian bangkai pesawat ini, tentu negara tersebut mengerahkan berbagai teknologi alutsista yang dipunyainya dalam pencarian tersebut salah satunya adalah pesawat patroli maritime. 

Pesawat patroli maritim sangat penting untuk negara-negara dengan garis pantai yang panjang . Pesawat patroli modern seperti P - 8A Poseidon dengan kemampuan multirole adalah aset untuk setiap kekuatan angkatan laut  begitu juga dengan pesawat rancangan Indonesia dan Spanyol CN 235 MPA yang saat ini masih diakui dunia sebagai salah satu pesawat partoli maritime terbaik di dunia. Bahkan, untuk mengawasi Kepulauan Spratly di Laut China Selatan yang dipersengketakan sejumlah negara, baik Tentera Diraja Malaysia maupun Brunei sama-sama mengerahkan pesawat CN235 buatan PT DI

Berikut adalah daftar top 10 pesawat patroli maritim terbaik di dunia berdasarkan Naval - technology.com yang dinilai dari jangkauan , daya tahan dan kemampuan patroli

Lockheed P-3 Orion/ Amerika
Foto Lockheed P-3 Orion

Lockheed P-3 Orion merupakan pesawat patroli maritim yang digunakan oleh banyak negara, terutamanya bagi patroli peraian, peninjauan dan perang anti-kapal selam.

Pesawat ini mempunyai kemampuan multi misi dengan 16 jam terbang pada ketinggian 8.944km. P-3 Orion  di kembangkan oleh Lookheed martin dan mulai beroperasi pada tahun 1962 yang saat ini masih beroperasi dengan 21 operator di 17 negara diseluruh dunia.

P-3 Orion dapat melakukan berbagai misi seperti patroli maritim, peperangan anti-kapal selam, anti-pembajakan, anti-terorisme serta penyeludupan obat melalui perairan dan pencegahan imigrasi ilegal. Pesawat ini dapat dilengkapi dengan sensor inframerah dan elektro-optik (EO), serta radar pencitraan khusus untuk mendeteksi benda/objek yang jauh. Orion di dukung Empat Mesin turboprop buatan Allison T56-A-14 yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 4.600 shp  dengan ketinggian maksimal 25.000 ft.

P-3 Orion memiliki ruang bom internal di bawah badan depan pesawat yang mampu membawa bom biasa dan atau bom khusus, termasuk pada stasiun bawah sayap atau pylon yang mampu dicanteli berbagai jenis rudal anti permukaan, Torpedo, Roket serta berbagai jenis ranjau.

CN - 235 MPA / Indonesia & Spayol
 

Foto C235 MPA

CN-235 adalah sebuah pesawat penumpang sipil (airliner) yang mengandalkan dua mesin turboprop kelas menengah. Pesawat ini  dirancang bersama antara IPTN Indonesia dan CASA Spanyol bersandi Tetuka dan saat ini menjadi pesawat paling sukses pemasarannya di dunia.

Salah satu variannya adalah CN-235 MPA (Maritime Patrol Aircraft) pesawat ini dilengkapi dengan Sistem Taktis Terintegrasi( FITS=Fully Integrated Tactical System) yang dapat menggabungkan berbagai radar & sensor lainnya untuk mendukung kegiatan patroli maritim seperti dukungan
radar  Ocean Master 100 buatan Thales, Elletronica ALR 733 Radar Warning Receiver, dan perangkat lihat malam (FLIR-Forward Looking Infrared). Dengan FLIR ini, CN235 MPA memiliki penglihatan ekstra sehingga mampu beroperasi pada malam hari. Tak hanya itu, pesawat ini juga membawa Magnetic Anomaly Detector (MPA) yang berfungsi untuk mengetahui lokasi kapal selam. CN235 MPA termasuk jenis pesawat berperforma tinggi. 

Berbicara masalah persenjataan, CN235 MPA mampu mengusung torpedo dan rudal. Berbagai jenis rudal seperti Harpoon dan AM39 Exocet mampu dibawa pada keenam cantelan senjata di sayapnya.Dalam melakukan pengawasan dan pengintaian CN-235 MPA di sokong oleh dua mesin Turboprop buatan General Electric CT7-9C berkekuatan 1.750 shp.


ATR 42 MP Surveyor / Italia 
Foto ATR 42 MP


ATR 42 MP Surveyor adalah salah satu pengembangan pesawat komersial jarak pendek buatan Italia. ATR 42 Surveyor MP dibuat atas respon Alenia Aermacchi terhadap kebutuhan perkembangan pengawasan maritim negara tersebut, lebih dari 670 pesawat ATR telah terjual di seluruh dunia. 

Pesawat ini memiliki jangkauan maksimal 3.741 km dan dapat melakukan patroli nonstop selama 11 jam dilengkapi dengan radar pencari terbaru Advanced Tactical Observation System ( Atos ) untuk pencarian kapal , identifikasi, pengawasan , deteksi polusi, pencarian dan penyelamatan ( SAR ). 


Pesawat ini didukung oleh dua mesin PW 127E berkekuatan 2.160 shp pada Kecepatan jelajah maksimum pesawat ini 280kt selain itu pesawat ATR 42 Surveyor menyediakan keandalan yang tinggi dengan biaya operasional dan pemeliharaan yang sangat ekonomis tapi mampu menjalankan operasi dalam segala kondisi cuaca

AN-74MP Coaler / Soviet (Rusia)

Foto AN-74 Coaler
 
AN-74MP dikembangkan oleh ANTONOV berdasarkan Platform pesawat angkut sipil ANtonov 74. Pesawat patroli maritim ini di buat Soviet (Sekarang Rusia) untuk menjamin keamanan di seluruh wilayah pesisir baik digunakan untuk Pengintaian, pencarian & penyelamatan ( SAR )dan untuk mendeteksi pencemaran laut.


Selain untuk misi tersebut AN-74MP juga dilengkapi dengan persenjataan mampuni seperti  GSH- 23L 23mm Cannon , rudal , bom serta rudal anti-kapal. Dalam operasionalnya pesawat dilengkapi dengan peralatan canggih terintegrasi lainnya seperti Radar pendeteksi kapal, Penglihatan Inframerah serta beberapa sensor lainnya

AN-74MP mempunyai dua mesin turbojet D-36-4A dengan saluran intake besar yang mampu melesat dengan kecepatan maksimum 725km / jam, jangkauan maksimum 3.704 km dan daya tahan operasional delapan sampai sembilan jam.

Saab 2000 MPA/ Swedia
Saab 2000 MPA

Saab 2000 MPA adalah pesawat Patroli Maritime multi misi buatan Swedia. selain tugasnya sebagai pesawat patroli maritim pada umumnya, pesawat ini juga dapat melakukan misi berbahaya lainnya seperti  perang anti permukaan dan anti kapalselam. keunggulan dari pesawat ini adalah dari sisi Kecepatan manuver  dan kemampuan lama terbang membuat Saab 2000 MPA merupakan pesawat patroli maritim yang sangat ideal untuk pengawasan daerah perairan.

Saab 2000 MPA dilengkapi dengan radar canggih yang mampu memberikan pengawasan  secara menyeluruh  serta berbagai  sensor optik seperti Automatic Identification System ( AIS ) , Inditifikasi Friend of Foe ( IFF ) , Electronic Support Measures (ESM), Self Protection System (SPS), SATCOM dan data link

Pesawat ini memiliki kecepatan jelajah maksimum 350kt dengan kecepatan maksimum tersebut pesawat ini mampu melakukan observasi tanpa henti selama lebih dari 9.5 Jam dengan ketinggian 2.000 ft sejauh 3.700 km .


 
C295 MPA / Spanyol & Indonesia
Foto C295 MPA

C295 MPA adalah pesawat patroli maritim serbaguna dikembangkan oleh EADS CASA ( sekarang Airbus Military ) . Pesawat ini dapat digunakan dalam patroli maritim , surveillance ZEE , SAR, anti-kapal selam dan misi perang anti-permukaan. Pesawat jenis ini banyak dimiliki negara berkembang seperti Angkatan Laut Chili, Angkatan Udara Protugis dan Angkatan Udara Oman .

C295 MPA dilengkapi dengan sistem komando terbaru generasi ke tiga dari FITS (Fully Integrated Tactical System) yang mengintegrasikan navigasi pesawat dan sistem komunikasi , radar , EO / IR turret , sistem akustik , detektor anomali magnetik ( MAD ) , AIS , IFF interrogator , ESM / intelijen elektronik , sistem senjata dan sistem deteksi polusi laut .

Stasiun bawah sayap C295 MPA dapat dipersenjatai dengan rudal anti - kapal dan torpedo untuk menghantam musuh. C295 juga di dukung mesin Turboprop ganda PW127G berkekuatan
2,645 hp dengan kemampuan patorli sejauh 3.333 km dan dapat tetap di udara selama lebih dari delapan jam , tergantung pada konfigurasi. 


ATR 72 MP / Francis & Italia
Foto ATR 72 MP
 
Pesawat ATR 72 MP (Patroli Maritime) didesain berdasarkan  platform pesawat komersial ATR 72-600 dikembangkan oleh Alenia Aermacchi. ATR 72 MP bisa disebut varian terbaru yang dikhususkan untuk pengawasan, pengintaian ,misi patroli maritim, Search & Rescue ( SAR ).

Pesawat ATR 72 MP dapat beroperasi pada suhu, ketinggian dan Kondisi lingkungan yang ekstrim. Pesawat ini terintegrasi secara apik menggunakan SELEX Galileo Atos Mission System yang berfungsi menghubungkan sensor onboard dan peralatan untuk melakukan pengawasan elektronik , pengintaian optik , identifikasi kapal dan deteksi polusi.

Disokong oleh dua mesin turboprop buatan Pratt&Whitney Canada PW 127m yang menghasilkan kecepatan jelajah maksimum 248kt dan daya tahan 10 jam.
Pesawat ini adalah versi ekstrim yang dipakai Angkatan Udara Italia .


EMB 145 MP/ Brazil
 

Foto EMB 145 MP

EMB 145 MP adalah pesawat multirole generasi baru yang diproduksi oleh Embraer untuk memenuhi persyaratan sebagai pesawat  patroli maritim dan perang anti-kapal selam . pesawat ini di desain berdasarkan platform dari pesawat ERJ 145 ,misi yang di usung EMB145 MP adalah patroli maritim, anti-Permukaan dan misi perang anti -kapal selam .

kelebihan lain dari EMB 145 MP memungkinkan untuk di integrasikan sesuai misi yang diusung seperti halnya sayap dapat dicanteli dengan senjata konvensional maupun missile canggih. 


Pesawat ini didukung oleh dua mesin turbofan AE 3007 , masing-masing menghasilkan daya dorong maksimum £ 7.420 Kecepatan maksimum adalah sekitar Mach 0.78 dan jangkauan sekitar 3.020 km.


Boeing P-8A Poseidon / Amerika
 

Foto P-8A Posaidon
P-8A Poseidon adalah pesawat maritim multimisi jarak jauh yang dikembangkan oleh Boeing untuk angkatan laut Amerika(US Navy) berdasarkan platform dari Pesawat boing generasi terakhir dari  Boing 737-800. selain berkemampuan sebagai pesawat patroli maritim kemampuan lain dari posaidon adalah mampu menjadi malaikat maut bagi kapal selam ataupun kapal perang musuh yang mencoba melanggar perbatasan. Karena kesangarannya wajar saja Angkatan Laut India terpikat untuk meminang pesawat jenis ini, 

P-8A Posaidon terbang perdana pada bulan April 2009. Posaidon dilengkapi dengan beberapa sensor dan radar canggih buatan Northrop Grumman yang terintegrasi secara apik diantaranya penglihatan inframerah, radar Raytheon AN/APY-10 serta beberapa persenjataan seperti Torpedo MK 54, Rudal Anti Kapal dan Rudal Udara ke Permukaan.

Posaidon mampu terbang pada kecepatan 789km/jam dengan dukungan dua mesin CFM56-7B yang masing masing menyemburkan tenaga sebesar 27.000 lbf. selain itu untuk menambah daya jangkaunya posaidon dilengkapi tangki bahan bakar cadangan yang memberikan kemampuan jelajah 2.222km

Falcon 900 MPA / Francis
 

Foto Falcon 900 MPA

Pesawat Falcon 900 MPA ( Maritime Patrol Aircraft ) adalah turunan dari pesawat jet bisnis Falcon 900DX. sedangkan untuk versi MPA dapat digunakan untuk berbagai misi termasuk anti- kapal selam, ISR, pengawasan ZEE, pengawasan Jalur Laut( SLOC ), SAR dan misi perang anti-permukaan .
 

Pesawat ini mengeintegrasikan radar maritime  canggih yakni memadukan X-Band dua dimensi yang dikombinasikan dengan sensor elektronik. Radar semacam ini mampu memberikan pengawasan terhadap target yang lebih kecil pada jarak jauh. selain itu Falcon dilengkapi dengan Penglihatan inframerah serta sensor elektronik lainnya termasuk pendukung pertempuran dalam mendeteksi berbagai ancaman sehingga para kru dapat dengan cepat mengambil keputusan.

Falcon 900 MPA disokong tiga mesin jet TFE 731-60 buatan honeywell yang dapat di kontrol dan dimaksimalkan melalui perangkat Mikrokontroler yang tertanam pada mesin (DEEC Digital Electronic Engine Computer) Pesawat ini memiliki kecepatan jelajah 0,85 Mach  dengan jangkauan maksimal 1.200 km.|||0|||0 to Download
 
Share:

TALOS & Q-WARRIOR, BAJU DAN HELM IRONMEN UNTUK PASUKAN KHUSUS AMERIKA

Gambar Baju MARK 1 - TALOS
Angkatan bersenjata Amerika Serikat dalam waktu dekat akan menguji coba baju baja berteknologi canggih yang diberinama The Tactical Assault Light Operator Suit (TALOS) untuk Pasukan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat (USSOCOM) Baju baja terbaru ini terbilang revolusioner agar memiliki ketahanan super. Uniknya, sepintas baju bermaterialkan baja itu mirip jubah yang dikenakan oleh tokoh Fiksi Ilmiah superhero, Iron Man.


Foto Baju Mark I - TALOS

Foto Bagian kaki dari Mark 1 TALOS

Secara Teoritis TALOS menggunakan baja cair hasil rekayasa atom (nanoteknologi) yang mampu mengubah bentuk dari cair ke padat dalam hitungan milidetik dengan bantuan ladang magnetik atau arus listrik. Bahan ini diyakini mampu memberikan proteksi lebih kepada penggunanya di bandingkan kavelar konvensional pada umumnya.  Selain itu, Talos dilengkapi dengan beberapa sensor dan mikrokontroler yang mampu memberikan berbagai informasi seputar penggunanya seperti temperatur tubuh, kulit, detak jantung, dan level hidrasi. Sebenarnya ide membuat baju semacam ini terinspirasi dari Baju baja cair yang dikembangkan oleh Professor Gareth McKinley.

Rencananya Talos dalam waktu dekat akan merelease “Mark1” Prototype pertama yang akan melakukan Ujicobanya pada Bulan Juli 2014. Pengujian di maksud untuk melihat daya tahan, kemudahan dan kelincahan sewaktu digunakan. 
Foto Visual Helm dari IRON MAN

Kalau tadi berbicara masalah Baju “Iron Man”-nya Ternyata amerika masih belum puas dengan menggandalkan baju perang saktinya namun tidak terkoordinir. Tentara perlu mengetahui berbagai hal seperti posisi kawan maupun lawan, peta, termasuk situasi yang ada di depan mereka, cara pandangan Amerika inilah yang membuat Amerika sukses mengganyang Irak dan Taliban. Namun, hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu memberikan informasi selengkap itu kepada setiap tentara infantri yang berada di darat.

Memang tokoh Fiksi Ilmiah Iron Man sungguh mengobsesi Negeri paman Sam ini. Kini, Amerika juga terobsesi dengan kecanggihan helm yang dipakai Iron Man. Bak gayung bersambut Sekutu Amerika yakni Inggris melalui BAE System ternyata sudah merancang helm tempur berteknologi canggih untuk melengkapi baju Iron Man Amerika lengkap dengan Pencitraan Gambarnya seperti seperti Google Glass . Perangkat tersebut bisa menghitung jarak, menampilkan rangka 3 dimensi dari suatu bangunan bahkan menerima video dari pesawat nirawak.
Foto Helm Q-Warrior

Helm tempur tersebut dilengkapi dengan layar display di bagian wajah yang membuat tentara tampak seperti sedang mengenakan Google Glass. Dari layar tersebut, tentara bisa melihat gambaran dari lokasi yang jauh dari pengamatan mereka.

Ternyata Gambar tersebut dikirimkan oleh drone alias pesawat nirawak yang terbang di atas mereka. Pesawat nirawak mentransmisikan gambar situasi yang tak terjangkau pandangan mata tentara dengan menggunakan video. Artinya, tentara bisa melihat keberadaan musuh di belakang gunung maupun gedung yang menghalangi pandangan mereka.

Kabarnya, Amerika Serikat sudah siap memperlengkapi tentara mereka. Namun, tampaknya belum semua lini pasukan akan memakai Q-Warrior dan diharapkan dapat disandingkan dengan Baju TALOS yang akan di ujicoba pada Juni 2014 untuk persiapan Tahun 2030-2035.

Selain itu untuk mengembangkan teknologi serupa,  Amerika memiliki 56 perusahaan , 16 instansi pemerintah , 13 universitas dan 10 laboratorium nasional untuk membantu proyek TALOS. |||0|||0 to Download
Share:

GAZ VODNIK MOBIL PATROLI TEMPUR RUSIA

Konflik lokal beberapa dekade terakhir telah mempengaruhi visi kendaraan militer ringan masa depan, salah satunya menciptakan Mobil Patroli tempur yang gesit, lincah, proteksi yang bisa dihandalkan dan mampuni melahap segala medan.  Dalam menciptakan sebuah mobil patroli tempur ringan diperlukan spesifikasi khusus yakni mengacu pada transmisi AWD (All Wheel Drive) berkekuatan minimal 25HP/Ton, dilengkapi dengan suspensi independen mengadopsi velg besar anti ranjau, berpelindung baja ringan namun kuat terhadap gempuran senapan mesin atau sistem rudal ringan dan mampu membawa berbagai senjata yang bisa menyesuaikan medan pertempuran. 

GAZ VODNIK yang dilengkapi dengan Senapan Mesin

Salah satu dari sekian banyak yang bisa menjawab tantangan ini adalah Mobil Patroli tempur Vodnik Buatan GAZ (salah satu produsen mobil militer asal Rusia) sedangkan Vodnik diambil dari salah satu mitologi slavia yang berarti Monster amfibi bertubuh manusia berwajah katak, sesuai dengan arti namanya  kendaraan inipun tidak seperti kendaraan yang ada di kelasnya, bahkan terbilang unik dan bisa dikatakan mampu melahap segala macam rintangan.

Vodnik pada dasarnya di dukung oleh mesin diesel Gaz 562 turbocharged berpendingin udara berkekuatan 175 Hp dengan sistem transmisi AWD ber chasis 4 x4 atau yang biasa disebut juga dengan Full-Time 4WD. Pada sistem ini ke-4 roda tidak ada saling ketergantungan (independent) sedangkan distribusi power diatur oleh cpu (komputer) sebagai pengendali traksi otomatis dan sistem ini diklaim paling ampuh melahap semua medan baik on road ataupun off road dengan kecepatan maksimal 112km/jam, bukan hanya itu saja  Vodnik juga mampu berenang di air dengan mengandalkan bagian lambung vodnik yang kedap udara sedangkan untuk melaju di air  vodnik di dorong oleh roda dan waterjet tunggal.  


 
Fungsi Amfibi Gaz Vodnik

Vodnik di desain secara modular yang dapat di ganti dan disesuaikan dengan medan pertempuran seperti modul depan mengakomodasi driver sedangkan modul belakang bisa di gunakan untuk menggotong berbagai sistem senjata termasuk senapan mesin berat dan mortir caliber 120-mm atau bisa di gunakan untuk mengangkut 10 pasukan dan muatan kargo serta peralatan khusus lainnya. Dalam menahan daya gempur Vodnik dilapisi oleh Baja Ringan milik BRDM-2 dan BTR-80 yang diklaim masih sangat ampuh memberikan perlindungan dan menahan tembakan senapan mesin ataupun serpihan artileri, kemudian kendaraan ini juga dilengkapi dengan velg anti ranjau serta perlindungan opsional lainnya terhadap senjata infanteri berat dan fragmen artileri.

Penggunaan Mobil ini sangat cocok untuk misi pengintaian, patroli pengawalan, SAR dan unit penegakan hukum lainya. Vodnik pertama kali terlihat pada tahun 1995 dan Sejumlah kecil pra-produksi untuk percobaan dan pengujian, meski vodnik tergolong lama namun saat ini rusia masih mengoperasionalkannya. |||0|||0 to Download




Share:

PANGLIMA BURUNG DALAM PEMBENTUKAN SEJARAH PASUKAN KHUSUS TNI AU

Panglima Burung memang tidak asing kita dengar ditelinga kita warga kalimantan , dalam masyarakat Dayak panglima burung dipercaya sebagai makhluk yang disebut-sebut sangat Agung, Sakti, Ksatria, Ramah dan Berwibawa dan sangat di dewakan. Panglima Burung tersebut oleh orang dayak dianggap sebagai Pemimpin spiritual, panglima perang, guru, dan tetua yang diagungkan.  Sifat pemberani inilah yang menjadi perlambang orang Dayak (suku asli kalimantan). Baik itu sifatnya, tindak-tanduknya, dan segala sesuatu tentang dirinya. cerita diatas inilah yang mengilhami Pembentukan awal mula  pasukan elite TNI-AU dan Pasukan Penerjung Payung pertama di Indonesia yang dimana personilnya diambil dari 12 Orang Warga Asli Kalimantan dan tercatat dalam sejarah Perjuangan Republik Indonesia. 

PERISTIWA PEMBENTUKAN PASUKAN KHUSUS TNI AU

Pada awalnya Gubernur Kalimantan Ir. Pangeran Muhammad Noor mengajukan permintaan kepada AURI agar mengirimkan pasukan payung ke Kalimantan untuk tugas membentuk dan menyusun gerilyawan, membantu perjuangan rakyat di Kalimantan, membuka stasiun radio induk untuk memungkinkan hubungan antara Yogyakarta dan Kalimantan, dan mengusahakan serta menyempurnakan daerah penerjunan (Dropping Zone) untuk penerjunan selanjutnya. Atas inisiatif Komodor (U) Suryadi Suryadarma kemudian dipilih 12 orang putra asli Kalimantan dan 2 orang PHB AURI untuk melakukan penerjunan.


Foto. Pesawat Dakota Douglas C47 (RI 002)

Tanggal 17 Oktober 1947, tiga belas orang anggota berhasil diterjunkan di Sambi, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Mereka adalah Heri Hadi Sumantri (montir radio AURI asal Semarang), FM Suyoto (juru radio AURI asal Ponorogo), Iskandar (pimpinan pasukan), Ahmad Kosasih, Bachri, J. Bitak, C. Williem, Imanuel, Amirudin, Ali Akbar, M. Dahlan, JH. Darius, dan Marawi. Semuanya belum pernah mendapat pendidikan secara sempurna kecuali mendapatkan pelajaran teori dan latihan di darat (ground training). Seorang lagi yaitu Jamhani batal terjun karena takut.

Mereka diterjunkan dari pesawat C-47 Dakota RI-002 yang diterbangkan oleh Bob Freeberg yang berkebangsaan Inggris, sekaligus pemilik pesawat, co-pilot Opsir (U) III Suhodo, dan jump master Opsir Muda (U) III Amir Hamzah. Bertindak sebagai penunjuk daerah penerjunan adalah Mayor (U) Cilik Riwut yang putra asli Kalimantan. Ini adalah operasi Lintas Udara pertama dalam sejarah Indonesia.

Pasukan ini awalnya akan diterjunkan di Sepanbiha, Kalimantan Selatan namun akibat cuaca yang buruk dan kontur daerah Kalimantan yang berhutan lebat mengakibatkan Mayor (U) Cilik Riwut kebingungan saat memprediksi tempat penerjunan. Setelah bergerilya didalam hutan pada tanggal 23 November 1947 akibat pengkhianatan seorang Kepala Desa setempat, pasukan ini disergap tentara Belanda yang mengakibatkan 3 orang gugur yaitu Heri Hadi Sumantri, Iskandar, dan Ahmad Kosasih. Sedangkan yang lainnya berhasil lolos namun akhirnya setelah beberapa bulan mereka berhasil juga ditangkap Belanda.

Dalam pengadilan, Belanda tidak dapat membuktikan bahwa mereka adalah pasukan payung dan akhirnya mereka dihukum sebagai seorang kriminal biasa. Mereka dibebaskan setelah menjalani hukuman 1 tahun dan langsung diangkat menjadi anggota AURI oleh Komodor (U) Suryadi Suryadarma

Peristiwa Penerjunan yang dilakukan oleh ke tiga belas prajurit AURI tersebut merupakan peristiwa yang menandai lahirnya satuan tempur pasukan khas TNI Angkatan Udara. Tanggal 17 Oktober 1947 kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) yang sekarang dikenal dengan Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Korpaskhas).

SEJARAH PASUKAN PAYUNG PERTAMA RI

Foto 12 Personil Penerjun memasuki pesawat Dakota


Adapun maksud kami menuliskan sejarah ini adalah sekaligus untuk memberikan informasi kepada masyarakat kabupaten Murung Raya untuk mengenang peristiwa bersejarah yang terjadi di Sambi, sebuah dusun kecil dikecamatan Arut Utara.

Fakta sejarah kepahlawanan dari warga kalimantan yang menggegerkan yang gaungnya membahana keseluruh dunia melawan propaganda Belanda yang mengatakan bahwa kekuatan Republik Indonesia sudah lemah, daerah kekuasaan RI di jawa dan Sumatera semakin sempit.

Setelah tanggal 17 Oktober 1947 itu, dunia menjadi gempar, ada paratroop (pasukan payung) indonesia yang menyerbu sampai ke rimba belantara Kalimantan ke daerah kekuasaan belanda yang dikatakannya sangat aman dan terkendali. Paratroop itu terjun di Sambi.

Latar belakang lahirnya pasukan payung itu adalah, untuk meningkatkan moril dan semangat pejuang rakyat kalimantan dalam mempertahankan kemerdekaan RI yang diproklamirkan tanggal 17 Agustus 1945. Untuk maksud tersebut, Gubernur Kalimantan pada waktu itu Ir. Pangeran Mohammad Noor, yang berkedudukan di Yogyakarta mengirim surat kepada KSAU S. Suryadarma agar menerjunkan pasukan payung ke Kalimantan.

Memenuhi permintaan melalui surat tanggal 27 Juli 1947 itu, KSAU membentuk staf khusus dengan tugas mempersiapkan dan melatih pasukan payung. Mayor Tjilik Riwoet diangkat sebagai komandan merangkap staf sekretaris bagian siasat KSAU. Sebanyak 60 Pemuda Kalimantan yang tergabung dalam kesatuan pasukan MN 1001 Kalimantan sebuah pasukan yang dipersiapkan Gubernur Kalimantan, bersama dengan pemuda-pemuda Sulawesi dan Jawa memasuki latihan persiapan selama 1 minggu. Latihan yang relatif singkat tersebut memakai peralatan yang sangat minim, sementara pesawat yang dipergunakan adalah pesawat kecil jenis “Capung” bersayap dua yang terbuat dari kain nota (kain layar). Parasut yang dipergunakan adalah parasut sisa perang Dunia II yang pernah dipakai tentara jepang. Latihan ini berada dibawah pengawasan langsung KSAU Komodor (U) S. Suryadarma yang hampir setiap saat ada dilokasi latihan di lapangan udara Maguwo (kini bandara Adisucipto) Yogyakarta. 14 orang lulus yaitu : Letnan Muda Iskandar yang berasal dari Sampit ditunjuk sebagai Komandan, Letnan Muda M Dachlan dari Sampit sebagai wakil komandan, Letnan Muda Johannes Bitak sebagai wakil komandan, Serma Mikka Amiruddin berasal dari Kahayan Hulu, Serma Cornelis Willems dari Kuala Kapuas, Serma Y. Hendrik Darius dari Kasongan, Serma Ahmad Kosasih dari Mangkahui Barito, Serma Moh. Bachri dari Barabai, serma Ali Akbar dari Balikpapan, Serma Djam’ani , Serma Suyoto dari Ponorogo, Serma Harry Adi Sumantri dari Semarang dan Sersan Marawi dari Rantau Pulut. Mereka yang lulus itu, bersama dengan 2 anggota PHB TNI-AU dipersiapkan untuk tugas “Operasi Kalimantan” yaitu membawa alat pemancar radio lengkap dengan motor dan bahan bakar, membawa pemancar induk hingga terselenggaranya hubungan Kalimantan-Sumatera-Jawa, menghimpun dan mengkordinir perlawanan setempat serta menyiapkan daerah dropping.

Pukul 01.30 waktu setempat pesawat sudah siap dilapangan Maguwo. Semua perlengkapan dimasukan, sementara anggota pasukan berdiri bersaf tak jauh dari pesawat. Dengan satu-satunya penerangan dari sebuah lampu sentar yang sebentar-sebentar saja dinyalakan KSAU Komodor S. Suryadarma menyampaikan amanat singkatnya.

Setelah itu satu-persatu anggota pasukan memasuki pesawat yang disewa Pemerintah RI dari Robert Freeberg, warga negara Amerika Serikat yang sekaligus menjadi pilotnya. Co Pilotnya adalah Opsir III M Suhodo, yang kadang-kadang menggantikan tugas pilot bila ia cape, dengan penunjuk jalan Mayor Tjilik Riwoet. Bagi Suhodo, ini adalah pertama kalinya ia terbang di malam hari. Pukul 02.30 pesawat tinggal landas dengan dilepas langsung KSAU Komodor Suryadarma. Dari Briefing yang diberikan, pasukan akan diterjunkan di Sepanbiha, diudik sungai Seruyan Kotawaringin. Setelah mendarat komandan pasukan harus mengadakan hubungan dengan pimpinan perjuangan setempat dan paling lambat tiga hari setelah penerjunan, harus mengadakan hubungan radio dengan Yogya.

Untuk keperluan itu pasukan dilengkapi pula dengan sebuah pemancar BC-375, sebuah pesawat penerima BC-348, dilengkapi baterai charge dan beberapa biji accu. Bila lewat dari waktu yang telah ditentukan mereka dianggap gugur. Sungguh heroik dan mulia tugas pasukan itu, demi mempertahankan kemerdekaan bangsanya.

Pukul 06.00 Pesawat yang diberi kode RI-002 itu sudah diatas rawa-rawa dan hutan Kalimantan dan sejam kemudian melayang-layang diatas bukit dimana terlihat tonggak kayu serta beberapa rumah panggung dicelah-celah hutan yang lebat. Setelah berputar diatas hutan lebat Kalimantan untuk melihat keadaan dan arah angin, posisi yang dianggap cukup baik, terdengar isyarat bel untuk persiapan penerjunan.

Bel kedua pintu pesawat terbuka, sampai akhirnya pada bel ketiga dimana satu-persatu anggota pasukan melakukan penerjunan setelah sebelumnya diturunkan barang-barang perlengkapan. Karena satu dan lain hal, satu dari 14 anggota yaitu Serma Djam’ani tidak jadi diterjunkan.

Setelah itu pesawat RI-002 kembali ke Yogya melalui route Karimun Jawa, Gunung Muria terus ke Maguwo. Untuk menghindari patroli pesawat tempur Belanda yang berpangkalan di Semarang, pesawat terpaksa menyusupi gumpalan awan. Pukul 11.00, pesawat mendarat di Maguwo setelah melakukan penerbangan bersejarah selama 8 jam dengan sisa bahan bakar hanya untuk 15 menit terbang saja lagi.

Dalam kenyataannya, pasukan tidak tepat terjun di Sepanbiha, tapi melenceng ke hutan di sekitar Riam Penahan yang masih masuk dalam wilayah dusun Sambi di Kotawaringin Barat. Ini karena kesalahan penunjuk jalan , ujar Mayor (Purn) M. Dachlan dalam wawancara dengan Kotawaringin Post Nadra Syahvitri dan Muhammad Harris Sadikin di Sampit.

Tidak satupun diantara 13 anggota pasukan payung Indonesia yang pertama itu berhasil dengan mulus mendarat sampai ketanah. Semuanya mengalami hambatan diatas pohon yang diantaranya ada berdiameter 3 meter, ketinggian 40 meter yang tumbuh dihutan belantara Kalimantan yang masih perawan. Hanya dengan akal dan tekad yang membaja, anggota pasukan bisa selamat sampai ketanah.

Sulit dibayangkan dengan modal hanya beberapa hari persiapan, dengan ketrampilan yang belum memadai, para anggota pasukan dapat melaksanakan penerjunan dengan baik. Diyakini bahwa upaya itu berhasil karena ditunjang oleh semangat juang dan mental yang tinggi sebagai pejuang sejati, tanpa memikirkan resiko dan nyawa.

Hari pertama penerjunan, baru 11 orang yang bisa berkumpul. Dua hari kemudian barulah seluruh anggota pasukan lengkap 13 orang. Ini berarti operasi penerjunan yang pertama kali dibumi Indonesia oleh putra-putra terbaik bangsa berhasil dilaksanakan dengan sukses, meskipun disisi lain sasaran yang ingin dicapai pasukan tidak seluruhnya berhasil.

Ke 13 anggota pasukan itu, dengan bantuan penduduk bernama Jagui dan Anton sebagai penunjuk jalan berpindah kubu dari Riam Penahan kesebelah utara kira-kira 4 km. Jagui dan Anton pulang ke Riam Penahan dengan pesan akan kembali dan memberikan laporan jika menemukan pergerakan pasukan Belanda disekitar Riam Penahan. Jagui tak pernah kembali, karena dicari Belanda dan terpaksa harus bersembunyi, sementara Anton yang tak sempat melarikan diri ditangkap bersama isteri Jagui.

Penjelajahan pasukan payung indonesia yang pertama ini terus berlanjut, menembus rimba belantara Kalimantan. Sempat menginap di dusun Sambi atas bantuan warga bernama Daser dan beberapa warga lainnya yang sempat bertemu ketika pertama berkumpul setelah penerjunan. Warga Dusun tersebut sedang berburu ketika bertemu para penerjun RI itu.

Hari kelima, barulah pasukan menemukan peralatan radionya, tapi sudah tidak lengkap sementara air accu tumpah sehingga peralatan yang ditemukan itu tidak bisa dimanfaatkan lagi. Akibatnya hubung ke yogya tidak bisa dilakukan.

Karena kondisi itulah , komandan Pasukan memerintahkan Serma Marawi yang berasal dari Rantau Pulut untuk melakukan penyelidikan disekitar Sambi hingga ke Rantau Pulut ( sekitar 20 km dari Sambi) untuk mengetahui apakah pasukan Belanda berada disekitar daerah tersebut.

Ternyata Marawi tak pernah kembali ke induk pasukan hingga, akhirnya letnan Iskandar memutuskan untuk meninggalkan Sambi. Tujuan ke Sepanbiha tak pernah tercapai, karena Belanda sudah mengetahui keberadaan pasukan payung Indonesia itu. Ini karena penghianatan seorang warga yang pada waktu itu menjadi Kepala kampung Mujang.

Hutan rimba yang lebat, alam yang buas serta keterbatasan logistik bukanlah rintangan bagi pasukan ini untuk melaksanakan tugas Operasi Kalimantan. Berhari-hari pasukan menjelajahi rimba Kalimantan dengan menyinggahi beberapa kampung kecil seperti Panyumpa, Mujang, Rantau Pulut.

Dalam Perjalanan menuju Tumbang Manjul, pasukan Letnan Iskandar ini diserang dan ditembaki pasukan Belanda. Letnan Iskandar sendiri gugur bersama dua anggotanya Serma Ahmad Kosasih dan Serma Harry Hadi Sumantri, sementara yang lainnya akhirnya ditawan tentara Belanda.

PELAKU PENERJUNAN

Foto Tjilik Riwut


  1. Iskandar berasal dari Sampit.
  2. Dachlan berasal dari Sampit.
  3. J. Bitak berasal dari Kepala Baru.
  4. C. Willems berasal dari Kuala Kapuas.
  5. J. Darius berasal dari Kasungan.
  6. Achmad Kosasih bersala dari Mangkahulu.
  7. Bachrie berasal dari Berabai.
  8. Ali Akbar berasal dari Balikpapan.
  9. M. Aminuddin berasal dari Kahayanhulu.
  10. Emanuel berasal dari Kahayanhulu.
  11. Morawi berasal dari Rentaupulut.
  12. Opsir Muda Udara I Harry Hadisumantri (Anggota PHB AURI).
  13. Sersan Udara F.M. Soejoto ( Anggota PHB AURI).

Pelaku penerjunan pasukan payung TNI-AU yang pertama Mayor (Purn) Muhammad Dachlan kepada Tabloid Telesdcope Sampit bercerita bahwa dari 14 orang yang lulus seleksi itu tidak satupun yang mengajukan lamaran untuk direkrut sebagai pasukan payung RI. Kami merasa diminta oleh Republik tercinta ini untuk mempertahankan kedaulatan negara dan Proklamasi Kemerdekaan RI, ujar Dachlan.

Mengenai Serma Djam’ani yang tidak diterjunkan, Mayor (Purn) Muhammad Dachlan mengatakan wajar, karena Djam’ani tidak pernah mengikuti latihan droping sehingga takut. Yang membuat anggota pasukan was-was adalah bahwa parasut yang digunakan untuk terjun itu peninggalan Jepang yang robek-robek dan penuh tambalan yang dikerjakan sendiri.

Republik juga tidak memiliki parasut cadangan untuk ditempatkan di dada, sehingga seluruh anggota pasukan hanya mengandalkan satu parasut yang di tempelkan dipunggung. Karena niat dan tekad kami untuk berjuang merebut Kalimantan, mempertahankan bangsa dan negara, akhirnya satu persatu kami melompat juga keluar pesawat dan menyerahkan kepada Allah SWT.

Operasi Kalimantan ini menurut Muhammad Dachlan termasuk nekad. Tanpa ketrampilan dan peralatan yang memadai kami bersedia untuk berjuang demi bangsa dan negara. Modal kami adalah niat untuk berjuang membela negara, itu saja. Muhammad Dachlan mengatakan tak menyangka bahwa operasi nekad itu ternyata berhasil membuat Belanda kelabakan dan dunia terkejut, tak menyangka bahwa Republik yang belum berusia tiga tahun itu memiliki pasukan payung yang menjadi cikal bakal Pasukan Gerak Cepat dan kini berubah menjadi Pasukan Khusus (Paskhas, pasukan elite TNI-AU.

Yang kami sedih, ujar 9 anak dari dua isteri, Martha (alm) dan Jamiriah itu adalah bahwa didaerah yang dilalui ada kampung yang sudah terkontaminasi dengan Belanda, sehingga sebagian warganya pro Belanda. Serma Marawi yang ditugaskan untuk mengamati pergerakan pasukan Belanda, rupanya terpengaruh dengan tetua setempat sehingga membelot dan tidak kembali lagi keinduk pasukan, hingga kami diserang. Serma Marawi sendiri tahun 1987, karena penghianatannya itu diadili di Bandung dan di jatuhi hukuman 7 tahun.

Dalam serangan Belanda itu, tiga orang anggota pasukan yaitu Komandan pasukan Letnan Iskandar, Serma Ahmad Kosasih dan serma Harry Adi Sumantri gugur sebagai bangsa. Muhammad Dachlan mengatakan bahwa ia sendiri tertembak di bagian tengkuk, tembus hingga keleher. Mengingat posisinya sebagai wakil komandan, dengan segala sisa tenaga Muhammad Dachlan berusaha untuk menyelamatkan diri.

Namun ia terjerambab hingga akhirnya pingsan. Waktu siuman, Muhammad Dachlan sudah dikepung tentara Belanda dengan bayonet terhunus kearah punggung. Saat itu seorang tentara Belanda mengatakan bahwa sebaiknya Muhammad Dachlan dibunuh saja daripada merepotkan.

Komandan pasukan Belanda itu nampaknya memahami posisi Muhammad Dachlan sebagai Wakil Komandan, sehingga akhirnya Muhammad Dachlan ditawan dan dirawat oleh pasukan Belanda dengan maksud bisa memperoleh keterangan mengenai kekuatan pasukan dan posisi tentara payung Indonesia dan basis pejuang lainnya.

Akhir Maret 1950, jenazah ketiga pahlawan seyogyanya akan dipindah ke Yogyakarta. Sayangnya yang ditemukan hanya kerangka jenazah Serma Harry Hadi Sumantri, sedangkan Letnan Iskandar dan Ahmad Kosasih tidak berhasil ditemukan. Menurut kabar, jenazah dua pahlawan terakhir itu dipindahkan ke makam pahlawan di Tumbang Manjul. 

SUMBER : 
KOTAWARINGIN POST,EDISI 42, 6-12 NOPEMBER 2000
Sunting Kembali By. 
Momo Sergei Dragunov (|||0|||0)
Share:

NIMITZ CLASS, ENTERPRISE CLASS & GERALD R. FORD CLASS DARI MASA KE MASA KAPAL INDUK AMERIKA

Angkatan Laut tidak bisa dilepaskan dari kemampuan proyeksi kekuatan. Kapal induk adalah salah satu unsur penting dalam proyeksi kekuatan, antara lain untuk melindungi kapal-kapal kawan dari serangan udara lawan. Selain itu, fungsi lain kapal induk adalah memproyeksikan kekuatan from the sea to shore. Bentuk operasi yang terkait dengan proyeksi kekuatan banyak, sebagian bisa dilaksanakan oleh kapal induk.

Dari sini jelas bahwa fungsi kapal induk tidak sebatas pengganti pangkalan udara berbasis di daratan. Kapal induk juga mempunyai kemampuan penangkalan dan daya rusak sebagai bagian dari proyeksi kekuatan. Dengan kekuatan udara yang dimilikinya, kemampuannya untuk menggelar proyeksi kekuatan for the sea to shore lebih berlipat ganda dibandingkan jenis kapal perang lainnya. Kapal jenis ini sekaligus merupakan simbol kekuatan suatu Angkatan Laut.


Berikut adalah Type/Kelas Kapal Induk yang dimiliki oleh Amerika Serikat :


Gambar Nimitz Class
Nimitz Class
Kapal Induk pengangkut Pesawat (carrier) kelas nimitz adalah kapal-kapal perang terbesar yang pernah di buat Amerika Serikat.  Supercarrier kelas Nimitz ini dilengkapi dengan   2 reaktor nuklir buatan Westinghouse yang menggerakkan 4 turbin uap kemudian di teruskan kepada 4 poros propeller dan menghasilkan 260,000 tenaga kuda  pada  kecepatan 30+ knots. 

Dengan reaktor nuklir ini artinya tidak perlu lagi memikirkan bahan bakar selama 20 tahun bahkan kapal ini mampu mengelilingi dunia non stop tanpa perlu berhenti dan bersandar di pelabuhan untuk mengisi ulang logistik.

Kapal Induk Kelas Nimitz mempunyai ukuran panjang 340 meter, lebar kapal 78 meter dan draft 12 meter, Nimitz-class supercarrier mempunyai berat 101,196 ton. Total kru onboard adalah 5,700 orang, terdiri dari 3,200 pelaut dan 2,500 wing udara sedangkan Total pesawat yang dapat dibawa berjumlah 85 unit yang merupakan kombinasi dari F-18E/F Super Hornet, EA-6B Prowler, E-2 Hawkeye, C-2 Greyhound, SH/HH-60 Seahawk dan S-3 Viking.

Total US Navy telah membangun 10 unit supercarrier dari kelas Nimitz ini, dan semuanya masih operasional. Kapal yang pertama adalah USS Nimitz (CVN-68 ) disusul kemudian USS D.D. Eisenhower (CVN-69), USS Carl Vinson (CVN-70), USS Theodore Roosevelt (CVN-71), USS Abraham Lincoln (CVN-72), USS George Washington (CVN-73), USS John Stenis (CVN-74), USS Harry S. Truman (CVN-75), USS Ronald Reagan (CVN-76) dan yang paling baru adalah USS George H.W. Bush (CVN-77).

Enterprise Class
CVN 65 atau yang dikenal pula sebagai USS Enterprise merupakan kapal induk bertenaga nuklir pertama milik AL AS yang mulai bertugas pada 25 November 1961. USS Enterprise menjadi kapal perang terbesar di dunia pada rentang waktu antara tahun 1961-1970. CV pada CVN adalah kode untuk menamakan jenis kapal induk sedangkan N menunjukkan nuklir. CVN 65 adalah kapal angkatan laut kedelapan di bawah armada Enterprise.
Gambar Enterprise Class

Cetak biru pembangunan kapal ini dimulai pada 4 Februari 1958 di Newport News Shipbuilding Corporation. Panjang keseluruhan USS Enterprise adalah 342,3 meter dengan lebar dek untuk landasan pesawat sebesar 85 meter. Kru kapal terdiri dari total 5.680 orang. Karena perkembangan zaman persenjataanpun terus di upgrade menyesuaikan pertempuran masa datang seperti  Phalanx Close In Weapon System Mk 15, Sea Sparrow, Phalanx CIWS, dan  rolling Airframe Missile (RAM). 

CVN 65 dapat menggotong 90 macam pesawat tergantung pada misi, meskipun biasanya hanya 66 pesawat yang terdiri dari  43 F/A 18 Super Hornet,  pesawat S - 3B Viking ASW, 4 EA-6B Prowler offensive electronic warfare aircraft, 4 E-2C Hawkeye electronic early warning aircraft, 5 SH-60F Seahawk ASW helicopters.

CVN 65 menggunakan 8 reaktor nuklir buatan Westinghouse yang menggerakan 4 turbin uap kemudian di kombinasikan kepada 4 poros propeler  wal hasil kapal ini mampu menyemburkan tenaga sebanyak 280.000 tenaga kuda sedangkan kalau di konversi  membuahkan kecepatan 33.6 knot. Karena kecepatannya kapal induk ini dianugrahi kapal induk tercepat yang dipunyai Amerika Serikat.

Gerald R. Ford class
Kapal Induk  kelas Gerald R.Ford code name CVN  78 (Ford Class) adalah  kapal induk terbaru dan paling modern yang akan di punyai Amerika, kapal ini pengembangan lanjutan dari kapal Induk sebelumnya yakni Kelas Nimitz dan rencananya kapal induk Gerald R.Ford akan menggantikan kapal Induk tua kelas USS Enterprise (CVN 65) yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2015. Kapal induk Kelas Ford dibangun sebanyak dua jenis kapal yakni USS Gerald R.Ford dan USS Jhon F. Kennedy yang akan diselesaikan di Dock kapal Newport New Shipbuilding (NNS), sebuah divisi dari industri pembangunan kapal Huntington Ingalls
Northrop Grumman Shipbuilding (NGSB) terletak di newport virginia Amerika Serikat.
Gambar Gerald R.Ford

Mempunyai desain lambung yang mirip dengan Kelas Nimitz, serta dipadukan dengan beberapa penambahan teknologi terbaru diantaranya adalah menggunakan kait pendaratan otomatis (AAG Advanced Arresting Gear) dan ketalput elektromagnetik (EMALS Electromagnetic Aircraft Launch System) sistem canggih ini  dibangun oleh General Atomics.

Kapal ini juga di desain menggunakan teknologi stealth untuk mengurangi tangkapan radar serta di dukung dengan sistem rudal generasi terbaru dari Sea Sparrow (RIM 162 ESSM) kemudian mengintegrasikannya kedalam warfare control system buatan Raytheon.

Mengenai tenaga penggerak kapal Induk kelas Ford di sokong oleh  Dua reaktor nuklir generasi terbaru (A1B nuclear reactors) yang diklaim memiliki daya efisiensi tinggi ketika daya yang dikeluarkan sangat besar. Meskipun memiliki tenaga yang powerful, kapal perang dengan nomor CVN 78 ini ramah lingkungan karena mempunyai sistem pengolahan air sehingga hemat tenaga serta pengembangan sistem propulsi nuklir canggih dan sistem distribusi tenaga listrik zonal yang dibuat oleh Northrop Grumman.

Berbicara mengenai kemampuan radar Kapal induk ini dilengkapi dengan Dual Band Radar (DBR)  yang sama persis dengan radar milik kapal siluman kelas zumwalt, penggunaan Radar Dual Band bersifat multifungsi yakni menggabungkan radar X-Band AN/SPY-3 dengan S-Band Radar yang akan mengawasi target udara sekaligus target permukaan.
 
Terakhir Kapal ini sendiri memiliki ukuran yang sangat besar, dengan panjang 329 meter, tinggi 30 meter, dan bobot 47 ribu ton. Selain berukuran raksasa, serta landasan pacunya mampu mengangkut pesawat berawak dan tak berawak generasi terbaru seperti F35 Join Strike, F/A18E Super Hornet, E-2D Advanced Hawkeye, EA-18G Growler electronic attack aircraft, MH-60R / S helicopters dan UAV unmanned air vehicles / UCAV unmanned combat air vehicles, termasuk mampu meluncurkan 220 serangan udara per hari dari landasan pacunya.

Kapal ini disebut-sebut sebagai kapal induk termahal di dunia, dengan nilai mencapai US$ 13 miliar atau sekitar Rp 149 triliun.|||0|||0
Share:

IMPLAN OTAK UNTUK PRAJURIT TEMPUR AMERIKA (CYBORG BRAIN)

Kecanggihan dan kehebatan teknologi militer Amerika tidak terlepas dari peran DARPA yakni  sebuah lembaga dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat  yang bertanggung jawab untuk pendanaan pembangunan Teknologi baru untuk kepentingan  militer Amerika diantaranya adalah dominasi teknologi mulai dari udara, darat, laut, dan teknologi ruang dari berbagai disiplin ilmu.

Kali ini Darpa untuk kesekian kalinya mencoba menggemparkan dunia dengan teknologi terbarunya yakni Implan Otak untuk prajurit . Implan otak berfungsi untuk mengembalikan kenangan atau memori yang hilang dalam otak jika prajurit tersebut mengalami cedera kepala dalam bertugas ataupun dalam pertempuran

Dari segi teknisnya Implan ini akan dipasang dan di benamkan kedalam otak seorang prajurit untuk merekam peristiwa yang sedang berlangsung. Dalam kasus cedera otak implan pada dasarnya akan melakukan system restore , memberikan kenangan kembali . Darpa menamakan Project ini  dengan sebutan RAM ( Restoring  Active Memory ) , saat ini DARPA sedang mencari rekanan dari perusahaan yang cocok dalam bidang tersebut salah satunya adalah Medtronic, Perusahaan ini sebenarnya sudah melakukan penelitian tentang implan otak tahun lalu untuk mengobati penyakit Parkinson dengan cara mengirimkan sinyal-sinyal listrik langsung ke otak .

DARPA mengatakan:
Impan berfungsi menguraikan sinyal yang dikirim otak kepada Implan berupa kenangan dan peristiwa yang berlangsung, hanya saja kami harus mempelajari sinyal-sinyal ini dan darimana mereka berasal, kita tahu bahwa kenangan/ingatan pada dasarnya diserap menggunakan protein mRNA kemudian di distribusikan kepada Neuron otak.

MRNA(Messenger-RNA) adalah RNA yang merupakan hasil transkripsi DNA dan menjadi perantara pembawa urutan protein dalam proses translasi.  kemudian disebarkan melalui neuron/sel saraf yang  merupakan satuan kerja utama dari sistem saraf fungsinya adalah  menghantarkan impuls listrik yang terbentuk akibat adanya suatu stimulus (rangsang). Jutaan sel saraf kedalam Otak dan koneksi ini membentuk kenangan . Implan ini difungsikan merekam proses itu dan otak akan menterjemahkannya kedalam suatu ingatan / kenangan yang telah terjadi. 


Ujicoba Implan Otak pada Tikus


Ujicoba Implan Otak pada Kera dan mengintegrasikannya pada Tubuh Virtual

Teknologi semacam ini ternyata bukan hanya Amerika, tapi ternyata Israel sudah lebih dahulu membuat implan otak (cyborg Brain) dan mengujicobanya pada seekor tikus, kemudian di susul Amerika dengan membuat implan otak dari seekor monyet dan menginteraksikannya kepada tubuh virtual seperti layaknya film AVATAR.

Namun, Jika teknologi sampai ke titik tersebut, ini merupakan sebuah terobsan teknologi  seperti layaknya film fiksi ilmiah yang akan menjadi kenyataan, bahkan kalau terwujud tidak ada lagi kata belajar cukup memplugin database ke otak maka akan secara otomatis  terhubung ke otak  tanpa perlu belajar secara konvensional dan Darpa mengklaim tidak ada lagi istilah orang bodoh di dunia bahkan Implan otak menjanjikan banyak hal , dari memerangi degradasi mental yang disebabkan oleh usia dan penyakit , untuk meningkatkan output dan juga bisa memiliki efek besar untuk obat-obatan,  terutama dalam mengobati penyakit yang mempengaruhi memori , seperti Alzheimer .|||0|||0
Share:

Popular Posts

MOMOSERGEIDRAGUNOV

Pages

Military

Name*


Message*